Contributing this article for the sake of Indonesian creative industry. Learn from others, as we may develop more ideas to come.
Some are partials creative outputs from the gigantic integrated marketing communications planning.
we made it.

Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do.
- Steve Jobs
(via 9gag)
Suatu hari alm Franky Sahilatua mencipta. Ia mewariskan sebuah lagu berjudul “Pancasila Rumah Kita”. Suasana yang ia bawakan lewat lagunya, seperti mengumandangkan hikmah dan nilai dasar dari kekayaan bangsa ini, keberagaman.
Setelah melalui perbincangan singkat, akhirnya mendapati bahwa para sahabat di @malesbanget bersedia bekerja sosial memproduksi sebuah video bersama. Tentu saja mereka lebih piawai dalam hal ini. Mari kita lestarikan.
Yuk kita ngamen lagu yg diwariskan Om Franky ini untuk #17an kita. Momennya pas dengan tema nasional bulan ini. Kita bisa rame-rame record video sendiri-sendiri, ntar kita gabungin cut per cut videonya. Video ini akan ditayangkan pertama kalinya (hanya) di internet, pada 17 Agustus 2011 pukul 10.00 WIB, tepat setelah Sang Saka Merah Putih berkibar di #Upacara Bendera Digital.
Para sahabat di @malesbanget berhasil mengajak @Glennfredly untuk membuatkan video panduan agar kita bernyanyi dengan tempo dan nada dasar yang sama. Mari kita bernyanyi menggunakan playback ini, lalu kirimkan videomu ke : mail@pungkas.com
* Pancasila rumah kita
Rumah untuk kita semua
Nilai dasar indonesia
Rumah kita selamanya
** Untuk semua puji namanya
Untuk semua cinta sesama
Untuk semua warna menyatu
Untuk semua bersambung rasa
Untuk semua saling membagi
Pada setiap insan, sama dapat sama rasa
( humming )
Kembali ke **
Oh Indonesiaku, oh Indonesia
Pada suatu pagi sempat menyaksikan hashtag #UpacaraBenderaDigital meluncur deras di timeline Twitter. Pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, 17 Agustus 2010 akhirnya menyimak dan latah mengikuti semarak semangat perayaan kemerdekaan versi digital. Semua tweet pagi itu seakan kompak dalam drama upacara bendera jaman SD dulu. Nostalgia baris-berbaris, pura-pura pingsan supaya bisa tiduran di ruang UKS, sampai menyaksikan jepret-jepretan tali bh di sela-sela sikap sempurna barisan. Para tweeps seperti merayakan euforia itu kembali. Kapan sih terakhir kali kita berkonsentrasi pada urutan acara upacara? Kapan kita benar-benar menyimak isi pesan dari Pembina Upacara?
Pagi itu istimewa.
Tahun ini sepertinya lebih baik. Sudah ada pengumuman lebih awal perihal #Upacara Bendera Digital 2011 yang disebar via blast email dari berbagai komunitas, milis, dan forward orang per orang. Nuansanya datang lagi.


(Source: arch1medes)
Apakah ada gunanya berkoar di Twitter sementara pergolakan nyatanya terjadi di jalanan?
Apa perlu mengumbar keyakinan pribadi dengan hashtag?
Apakah otentik menggunakan Trending Topic sebagai ukuran nasionalisme?
Untuk pertama kalinya, pada 17 Maret 2011, timeline Twitter berhias semangat kebangsaan dan bangga pada keberagaman Indonesia. Trend #17an ini mendadak jadi acuan masyarakat untuk kompak menyuarakan isi hatinya akan kenangan, harapan, pandangan baru, dan inovasi singkat akan Indonesia.
Tertarik untuk mengikuti perkembangan trend ini, akhirnya saya mencoba untuk meletakkan beberapa tolak ukur akan manfaat inisiatif ini. Analisa sederhana ini harusnya bisa menjawab pertanyaan di atas.
Memperhatikan statistik paska kegiatan #17an yang bergulir deras di timeline, kita mendapat data ini:
Statistik Pra dan Paska 17.00 WIB:
Warna abu-abu: #bom,
Warna coklat: #17an,
Bersamaan di hari launching #17an, masyarakat diterpa bom di Pondok Indah. Perhatian masyarakat menghasilkan beberapa kata kunci seperti #Dhani dan #Bom. Kegelisahan akan isu ini mudah teridentifikasi pada mapping real time tweets.
Sejenak menuju 17.00 WIB aktivis mulai menggelontorkan isu baru yaitu #17an. Pada waktu ini, media mainstream sedang mengulas kejadian siangnya. Masyarakat makin aware bahwa bangsa sedang dilanda teror kemanusiaan.
Mampukah gerakan sosial yang random dan anonim mengubah mindset masyarakat hanya melalui online social media?
17.10 WIB kata #Bom berada di puncak Trending Indonesia.
17.40 WIB semangat #17an meledak meluluhlantakan teror. Tergantikan oleh cinta dan kebanggaan pada keragaman.
Masih ada harapan untuk Indonesia. Violence is not in our (Indonesian) blood. Hentikan kekerasan sekarang juga. Pegang teguh semangat keberagaman. Menyebarkan semangat persatuan ini bisa kita mulai dengan meneruskan bersatu-tujuan di berbagai saluran yang kita miliki. Bila Twitter yang terdekat untuk ditempuh, mari bahu membahu menyemarakkan random tweet of kindness setiap tanggal 17 pukul 17.00.
Kita mungkin tak sama tapi kita bisa jadi sesama. Salam mencinta Indonesia kita.